Monday, December 5, 2011

I'll Always Be At Your Side, chp:1

  By : admin vz


Seorang gadis dan pemuda sedang duduk di sebuah bangku taman. Mereka sedang menikmati kesunyian dan pemandangan dari langit yang berwarna oren dengan lambat akan berubah menjadi hitam(?) gelap. Mereka masih mengenakan seragam sekolah mereka. Sepertinya baru pulang dari sekolah. Gadis itu menaruh kepalanya di bahu pemuda yang duduk di sampingnya dan menutup matanya. Pemuda itu hanya diam dan matanya menatap lurus ke depan.

Sunny” kata pemuda itu “ada sesuatu yang mau ku beritahukan”. Mata gadis itu yang bernama Sunny masih tutup dan berkata “hm? Ada apa? Nanti di rumah saja ya baru ngomongnya”

Pemuda itu yang disuruh diam akhirnya juga diam. Beberapa menit berlalu. Akhirnya dia berkata lagi “Sunny. Sudah gelap, nanti kalau kamu malam-malam pulang. Aku bisa di cincang mama mu” Sunny hanya tertawa mendengar candaan pemuda yang di sebelahnya. Dia akhirnya membuka matanya dan menatap nya “yaya. Ayo pulang Eunhyuk” katanya dan tersenyum manis.
Mereka berdua berdiri dari bangku tersebut dan berjalan pulang bersebelahan. Selama perjalanan mereka bercandaan, berngomong singkat, saling pukulan saling cubitan. Ngapain sih mereka? Mereka begitu sampai akhirnya sampai juga di depan rumah Sunny.

Sunny berdiri di depan Eunhyuk dan berkata “gomawo Eunhyuk. Ne, kamu tadi mau bilang apa? Masuk saja yuk, sekalian sama-sama makan malam” Sunny mengajak Eunhyuk. Eunhyuk pertama berpikir apakah akan menerima ajakan Sunny. Karena Sunny lebih pendek dari pada Eunhyuk, Eunhyuk tiba-tiba menunduk kepalanya dan memperkecil jarak mereka. “akan ada puding coklat kesukaan ku kannn?” kata Eunhyuk. Sunny tiba-tiba memukul lengan Eunhyuk, dan mengakibatkan ada rasa sakit di lengannya dan dia meringis. Sunny hanya ketawa, dia seperti sangat senang melihat Eunhyuk kesakitan. “ya! Kamu jadi cewek tidak ada manisnya” kata Eunhyuk sambil memegang lengannya yang tadi di pukul Sunny.

“oh ya? Aku tidak ada manisnya? Kalau begitu, kenapa di sekolah banyak sekali yang naksir aku. Kamu tau, aku tadi 5x lo di tembak murid-murid cowok tadi. Banyak yang bilang mereka menyukai ku karena manis. Jadi terbukti dong aku ini manis” kata Sunny menyombongkan diri, dia bahkan mengedipkan matanya.

“aaishh! Mata mereka saja yang sudah rusak melihat kamu manis” kata Eunhyuk. Sunny merasa jengkel dan jalan masuk ke rumah pintunya meninggalkan Eunhyuk. Eunhyuk meneriaki nama Sunny dan berkata “kamu mengundang ku dengan tidak ikhlas ya?” Sunny berbalik menatap ke arah Eunhyuk dan mengeluarkan lidahnya dan berkata “kamu sendiri yang tidak mau kan” Sunny hendak mau memegang kenopnya, tapi sebelum itu sudah ada yang memegangnya. Guess who? Eunhyuk rupanya sudah berada di belakang Sunny. Eunhyuk tersenyum menatap Sunny dan membuka pintu itu membiarkan Sunny duluan masuk.

Ketika Sunny dan Eunhyuk masuk. Mereka sudah di sambut hangat oleh mama Sunny. Dengan senyum hangatnya berkata “selamat pulang Sunny. Ah, Eunhyuk juga. bergabung makan malam dengan kita?”
ahjumma yang mengajak. Bagaimana aku menolak” kata Eunhyuk. Sunny yang mendengar kalimat itu hanya tertawa. Haha. Eunhyuk memang termasuk laki yang pandai merayu perempuan di sekolah. 

Sunny pergi ke dapur mencuci tangannya. Setelah itu dia mengambil gelas di rak. Dia menumpah air yang di teko ke gelasnya. Kemudian dia meminumnya.

“Eunhyuk memang pandai merayu perempuan ne. Haha. Sayangnya belum ada pacar. Ah? Bagaimana dengan Sunny? Aku enggak akan menyesal ne ada anak mertua seperti mu” kata ibu Sunny.  Sunny mendengar kata ibunya itu langsung membuang semua airnya yang ada di mulutnya. Dia shock???

ohok ohok ohok. Mama, jangan bercanda. Aku tidak mau kawin dengan cowok yang sangat suka menjahili ku” kata Sunny. Dia segera mengambil kain pel untuk mengepel airnya yang di tumpahnya tadi. Eunhyuk menggeleng-geleng kepalanya dan berkata “haha. Aku juga enggak mau kawin dengan perempuan yang ga ada manisnya. Malah jorok lagi, udah di minum kok di buang lagi”

“kalian ini dari kecil memang sudah akrab nee. Haha. Sunny a. Eunhyuk menjahili mu mungkin karena dia suka ama kamu tuh. Dan Eunhyuk a, anak ku tidak manis? Aduh aduh. Mata mu tidak apa-apa kan?” kata ibu Sunny.

ahjumma, Sunny emang enggak ada manisnya tuh. Masa tadi dia memukul lengan ku kuat sekali. Sakit niii” kata Eunhyuk sambil membuat tatapan sedih dan sakit dan membuat muka konyol ke ibu Sunny.
Sunny meletakkan gelasnya dengan kasar di meja. Dia kemudian menarik Eunhyuk ke lantai dua menuju kamarnya “iya iya! sakit sekali ya?! Sini ke kamar ku, ku obati!” kata Sunny.

ahjumma!!! Sunny mau memperkosa ku di kamarnya! Ohno!!!” kata Eunhyuk dengan lebaynya.
Ibu Sunny hanya menggeleng-geleng kepalanya dan berteriak kecil “kalau makan malamnya sudah siap! Mama panggilin kalian segera turun ya!”

Sunny yang menarik Eunhyuk dengan kasar kemudian mengjatuhkan Eunhyuk dengan kasar pula dan disengajain pula. Dia juga berteriak kecil ke ibunya “yaaa... Sunny mandi dulu nee mama”

Sunny berdiri di depan kamarnya. Terlihat sekali karena di depan pintunya ada tempelan stiker ‘S U N N Y ‘ S R O O M’ dia memutar kenop pintunya dan mendorok ke depan. Dia membuka pintunya dan masuk meninggalkan pintu nya terbuka karena belakangnya masih ada orang. Yaitu Eunhyuk.

Eunhyuk berdiri dan mengelus pantatnya yang sakit. Kemudian dia masuk ke kamar Sunny dan menutup pintunya. “Sun... Sunny, kamu enggak akan memperkosa ku kan?” dengan gaya lebay lagi. Eunhyuk menutup badannya dengan kedua tangannya.

“kamu pikir aku ini perempuan apaan. Aah! Sudahlah! Kamu cerewet sekali sih” kata Sunny sambil mengacak rambutnya yang lembut sepanjang pinggang berwarna coklat. Eunhyuk dengan tersenyum kecil menuju ke Sunny. Dia merapikan rambut Sunny yang tadi di berantakinnya. “miann ne. Kan cuman bercanda” kata Eunhyuk lembut.

Sunny mengembungkan pipinya dan berkata “candaan mu tidak lucu”

Ah, ngambek deh dia kata Eunhyuk di hati.

Sunny masih berdiri diam. Dan tiba-tiba Eunhyuk mengalungkan lengannya di leher Sunny dari belakang, dia menaruh mukanya dia bahu kanan Sunny. Sunny tetap diam. “bukannya... kamu mau mandi?” kata Eunhyuk. Sunny tetap diam. Eunhyuk menghela nafas “Sunny. Maafkan aku ne... kamu manis kok. Kamu perempuan termanis sedunia yang pernah aku ketemui. Kamu manis, cantik, cerdas, lembut. Bahkan ibu mu pun tidak sebanding kamu” gombal Eunhyuk. Sunny diam juga tidak mau menjawab Eunhyuk. Akhirnya Eunhyuk mendekatkan bibirnya ke telinga Sunny dan membisik “kamu mau mandi kan, atau... kamu menunggu aku yang mengajak mandi bersama?” dengan jahilnya Eunhyuk mengarah satu tangannya ke bawah paha Sunny.
Yes! Muka Sunny akhirnya merah!

Dengan cepat Sunny melepaskan tangan-tangan Eunhyuk dan mesambar handuknya yang di gantung di lemarinya dan menuju ke kamar mandinya. Dia membuka dan menutupnya dengan kasar. Blam!
Eunhyuk terkekeh melihat kelakuan Sunny. Beberapa detik kemudian, dari luar Eunhyuk dapat terdengar suara shower. Daripada Eunhyuk hanya berdiri bengong. Dia menuju ke queen size bed milik Sunny, dia menjatuhkan badannya di tempat tidur Sunny. Dia menutup matanya. Menghirup aroma-aroma khas Sunny.

a.. aku...

bagusan kasih tau dia deh. Dari pada di pendam terus. Lama-lama beneran enggak enak.

[to be continue]

No comments:

Post a Comment